Secangkir teh hangat 'tuk jiwa yang lelah,,,

Romantis or Ketulusan

Posted in community by evan on January 20, 2008

Kira-kira masih sekitar 1 jam lagi mobil ini akan tiba di tujuan. Ah,masi lama. Aku tak hentinya menerawang melewati mobil-mobil yang melaju cepat. Maklum jalur tol.

Aku bersama seorang temanku malam ini memutuskan untuk berangkat ke Jakarta. Heh,aneh memang. Kami pengen melepas penat dengan pergi ke Jakarta? yaaa kayaknya ga ada tujuan lain. Pulang ke kampung,makan dana gede. Wong ini aja kita berangkat dengan merelakan uang tabungan kita. Rencana, ntar di Jkt kita nginep di kosan temen,itung2 hemat ongkos. Intinya,kita pengen lepas sementara dari aura kampus kita di Bandung,paling tidak selama beberapa hari.

Sial
Kenapa perjalanan ini terasa begitu lama. Kulihat temanku sudah lunglai, samar2 terdengar alunan lagu dari MP3 nya. Penumpang lainnya juga terkapar di bangku masing-masing. Paling seorang wanita berumur 30an yang duduk di bangku belakang kayaknya bersenandung dengan MP3 nya (sebenarnya lebih terdengar seperti mendengkur). Shit,haruskah ku habiskan waktu ini dengan menghitung jumlah mobil yang berseliweran di tol ini?Benar-benar tak produktif…

Mendekati tollbooth berikutnya, sayup-sayup terdengar siaran radio dari dalam mobil. Heh?apa ini radio udah nyala dari tadi ya?apa emang baru dapet siarannya disini? Whatever…yang penting ada juga yang bisa gw denger selain dengkuran para mahkluk hidup ini

MMmmmmm
Aku mengangguk-angguk sok ngerti. Topik yang dibicarakan benar-benar menarik. Jujur saja,kadang diriku pun masi sulit untuk mengerti. Pikiranku mulai mengawan

….

Kalo boleh nanya, sebenarnya cewe itu lebih milih KETULUSAN ato ROMATISME si? Banyak kan cowo yang putus hubungan ama cewe dengan alasan ‘ah cowoku ga romantis’. Biasanya si disulut oleh pacar temennya yang lebih romantis lah,bosen ga dikasi bunga lah, ato bahkan karena provokasi sinetron(aneh).

Mungkin lebih baik jawab dulu pertanyaan ini
ROMANTIS ITU APA?
Mungkin bakal banyak argumen yang berbeda mengenai masalah ini
But, let me clear it first

Kayaknya ya
Romantis tu udah di generalisasi dengan sekenanya. Romantis sudah begitu diidentikkan dengan ngasi bunga,beliin hadiah,rayuan gombal dan masi banyak lagi
Eiiits
aku tau yang ngebaca ini langsung ngebantah ‘Ah,nggak semuanya kayak gitu kok,tergantung orang sih’. Tapi,gimana klo kita bicara masalah REALITA,bukan lagi tentang IDEALISME. Kayaknya ga begitu banyak cewe yang bisa tahan ketika si cowo nya ga pernah ngasiin bunga, sementara cowo dari temen-temen gaulnya tiap malem minggu ngasi bunga sambil berlutut saying love (hek?). Paling banter juga tahan 3 bulanan,trus mulai mancing dah ‘say,kamu kok ga pernah ngasi aku bunga sih?’
klise…..

Bisa ditebak, pas jadian cowo maupun cewe ngomong gini ‘say,gw bakal ngertiin dan nerima lo apa adanya kok’. Trus blum aja nikah, volume diem-diemannya lebih banyak daripada sks yang diambil pas kuliah,hahaha.

Ini argumenku
Kehidupan ini pada dasarnya terdiri atas chaos and order. Diantara itu terdapat suatu lapisan kabut yang menghasilkan relativitas. Gampangnya, anggap dirimu memiliki dua lapis roti tawar yang kamu isi dengan lapisan selai cokelat. Nah,2 roti tadi adalah order and chaos, sedangkan selai tadi adalah kabut relativitas. Beberapa kata sifat sepertinya bisa ditempatkan di lapisan chaos and order,namun kebanyakan lebih masuk ke kabut relativitas. Tak jarang sesuatu yang awalnya terlihat salah (chaos) bisa tiba-tiba berubah menjadi benar (order),atau mungkin sebaliknya. Heh,hal itu tak ubahnya seperti membalik roti lapismu tadi. Awalnya,dirimu melihat dari lapisan roti A,namun ketika dirimu membalikkan roti tersebut, yang kamu lihat adalah dari lapisan roti B kan?. Singkatnya,kita hanyalah mengubah perspektif dalam kabut relativitas tadi. Karena inilah
lapisan tengah itu disebut kabut,karena semuanya masih belum jelas,sampai kita bisa memilih titik tolak untuk mengambil pandangan.Simple kan…

Ini juga yang terjadi pada kata ROMANTIS.
Tak beda dengan kata sifat lainnya,romantis juga berada pada kabut relativitas. Menurut perspektifku,atau mungkin juga perspektifmu, apabila seorang cowo memandang tulus cewe nya, ato malah sekedar mengucapkan ‘makasih ya’,tat was romance. Anggap lah ya,kita sama-sama memandang lapisan yang sama,lapisan order. Tiba-tiba ada yang merusak pandanganmu,sinetron kah itu,ato mungkin pengalaman teman-teman mu dengan cowo nya masing-masing,dll. Tanpa sadar, kamu akan ,membalik roti lapis mu tadi,dan akan memandang romantis itu dari lapisan chaos. Mulailah segala permasalahan terjadi…

Bagiku
Romantisme adalah output dari variabel-variabel yang ada dalam masing pribadi orang.
Tak bisa kau samakan variabel-variabel yang berada di masing pribadi. Bahkan alphabet yang ada tak akan bisa mewakili banyaknya kombinasi varianel-variabel tersebut.
Atau singkatnya,

ROMANTISME HANYA MASALAH BAGAIMANA CARA DIRIMU MEMANDANG
ROMANTISME YANG RIIL BAGIKU ADALAH KETULUSAN BAGAIMANA DIRIMU BISA MENERIMA DAN MEMBERI
ROMANTISME SELALU MUNCUL TANPA DIDUGA,SELALU MUNCUL DENGAN WUJUD YANG BERBEDA
ROMANTISME SELALU MENGAMBIL TITIK TOLAK DARI DIRIMU
ROMANTISME TAK AKAN MUNCUL DARI PERSPEKTIF ORANG LAIN

 

Ketika dirimu sudah memandang berdasarkan apa yang orang lain bilang
percayalah
dirimu tak akan pernah puas

Akhirnya
inilah indahnya kehidupan. Kita diberikan kebebasan untuk memilih dan berpikir. Hanya dirimulah yang akan menerima sesuatunya.
Maaf
sepertinya kuralat pertanyaan pertama tadi
karena
ROMANTIS dan KETULUSAN berada pada lapisan yang sama
lapisan order
lapisan yang memberimu harapan dan keinginan untuk selalu berbuat dan berpikir baik
dengan ketulusan
semuanya akan mengalir seharusnya
tanpa mengada-ada
tanpa adanya pemaksaan
tanpa adanya kemunafikan

…..

TIIIITT
Sial
aku kembali ke dunia nyata. Suara klakson mobil membangunkan aku dari lamunan.
Lamunan?sepertinya bukan…
hehehehe

EK Sani

12 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. reiSHA said, on January 21, 2008 at 8:24 am

    Romantis or ketulusan? Ya ketulusan lah… Untuk romantis juga butuh ketulusan tuh… Kalo romantis itu diartiin sering ngasih bunga, sering bilang ‘aku sayang kamu’, beuuhh… Kayanya ga penting banget deh, hehe…

    Sori, komen tak jelas, lagi seteress soalnya, haha…

  2. meizvira said, on January 26, 2008 at 3:23 am

    ROMANTIS? atau… KETULUSAN?

    KETULUSAN
    soalnya…
    orang tulus itu sangat ROMANTIS.

    bingung?
    baca lagi yang
    LAPISAN ROTI DENGAN SELAI COKELAT DI TENGAHNYA

    anyway…
    selai cokelatnya bisa ditambah ice cream vanila, nggak? terimakasih…

  3. thewhiteglasses said, on January 26, 2008 at 3:39 am

    to Meizvira : ooo,bisa kok mbak. mo pesen apa lagi mbak>duduk nya dimana?
    (mbahmu,emang ni cafe apa,hahahaha)

    to reiSHA : stress lagi nih?ayo ketawa lagi,hahahaha

  4. reiSHA said, on January 26, 2008 at 4:28 am

    Ga stress aku lagi do… Nilai OS ku dah keluar, haha…

    @meizvira: Hei ‘Ani… Lah nyasar lo ‘Ani ka blog si Evan ko yo… Sesekali kunjungi pula lah blog aku…

  5. Sutan Rajo di Langik said, on January 31, 2008 at 2:36 pm

    klw menurut daku, seorang cowok/cewek yang romantis, selalu tahu waktu yang tepat utk memberi perhatian, karena ga selamanya seseorang harus diberi perhatian

    so???

  6. thewhiteglasses said, on February 1, 2008 at 1:02 am

    to Sutan Rajo di Langik: so?jan sms jo cewek abak tu tiok hari,muntah inyo ko….
    hahahaha

  7. reiSHA said, on February 1, 2008 at 11:25 am

    Emang Si Eka punyo cewek? Jangankan di-sms acok2, di sms sakali se mungkin lah muntah nyo, haha…

  8. Sutan Rajo di Langik said, on February 3, 2008 at 2:47 am

    eh, meremehkan yo….
    emang wak ndak punyo ce, tapi dek prinsip..
    ndka tahu ce kalau bnyk sms dari ce yg k awak…

    dek awak ndak nio mempublikasikan se nyo….
    :D

  9. thewhiteglasses said, on February 3, 2008 at 6:35 am

    to Sutan Rajo di Langik : tergantung bak si cewek2 tu sms abak alasannyo apo…utang kali,hahaha…ndak paralu banyak-banyak do,yang penting meaningful,eh?

  10. Sutan Rajo di Langik said, on February 3, 2008 at 7:13 am

    yo lah….

  11. dida said, on February 6, 2008 at 3:00 am

    haha
    entah orang punya filsafat apa mengenai romantisme dan ketulusan
    satu hal aja…
    mau tau romatis dan tidak tuhh
    yaitu
    lo perlu mengalaminya van..

    ada orang bilang…”ah lo ga romantis bgt ma ce lo !!!”
    bah, sok tau lo…lo ce nya aja bukan…ngalamin aja belum.nah tinggal dicoba antara ketulusan dan romantisme.hehe
    jangan pernah percaya filsafat
    hati yang bicara … .

  12. bloggerspeed said, on November 2, 2009 at 3:40 pm

    wah….wah…. kalo aku milih dua-duanya… yang tulus n romantis gitu…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.