proud to be Indonesian?
Maaf mas,mengganggu sebentar.Bisa minta tolong mas?Kami ingin mengumpulkan 10.000 tanda tangan orang-orang yang bangga menjadi Anak Indonesia. Apa mas mau berpartisipasi?
yap. tadi gw baru aja disodori pertanyaan diatas pas lagi nongkrong di kampus. mereka adalah sekelompok remaja yang memegang marker serta beberapa gulung kertas panjang yang telah terisi oleh tandatangan mahasisiwa di kampus ini. sepertinya sudah sedari tadi mereka berkeliling kampus buat nyariin orang-orang yang mau berpartisipasi buat kegiatan mereka. salut…
mmm. tak banyak terdengar lagi kegiatan-kegiatan yang bersifat nasional di kampus ini. wajar gw sempat terkesima dengan sekelompok remaja diatas. mereka seolah ingin membangkitkan kembali rasa cinta tanah air yang t’lah mulai luntur dimakan waktu. gw jadi teringat juga postingan orang ini,yaa sepertinya menarik juga untuk dibahas…
pas jaman SMA dulu,gw sempet ikutan pertukaran pelajar ke Singap
ore. disana kita ngunjungin sebuah sekolah menengah yang lumayan unggulan. ah,klo masalah fasilitas,Indonesia masi kalah jauh. wajar klo kita perlu belajar ke negara yang luasnya ga lebih gede daripada Jakarta ini. awal kedatangan sih,kita disambut hangat oleh pihak sana. berbagai fasilitas disediakan dengan baik. teman-teman disana juga ramah dan welcome,sampai-sampai kita diijinkan nginep di rumah mereka. yaaa,semua masi terlihat wajar,tapi ada sesuatu kejadian yang masi menjanggal di pikiranku…
hari ke 3 disana,kami mengunjungi Taman Safari Singapore. klo ini mah ga segede Taman Safari di Indonesia,tapi maintenance nya lebih baik. sehabis puas berkeliling pake mobil kecil,kita balik ke bus. temen-temen dari Singapore terlihat begitu lelah. salahsatu dari mereka bertanya pada seorang guru mereka
Teacher,should we go to school tomorrow?We really feel tired now.Need enough sleep huh(dengan aksen Singapore kental)
sang Teacher menjawab
Oooh,you can’t boy.You know,now you are IN SINGAPORE (sambil menampilkan ekspresi ‘mencela’ kepada kami)
Hek?kayaknya ni guru lagi nyindir kita ni. Ekspresinya bener-bener ga bisa disembunyiin. beberapa temen gw yang juga menangkap hal aneh ini,saling menatap curiga. apa ini cuma perasaan kami saja? (apa dirimu juga merasa ada yang aneh dari pernyataan ini?). hari berikutnya, sepertinya keadaan bertambah parah. hari itu,kami diberikan kesempatan untuk mencari oleh-oleh di pusat perbelanjaan di Singapore. Ketika waktu yang ditentukan telah usai,entah kenapa ternyata salah seorang guru kami blum hadir. Udah lah ya, si Teacher itu mulai uring-uringan. how could it be,huh?komennya. 5 menit ditunggu,guru kami blum juga keliatan. si Teacher udah mumbling ga jelas. akhirnya setelah ditunggu sekitar 10 menit,guru kami akhirnya tiba juga. ketika ditanya alasannya,jawabannya, masi blum selesai beli oleh-oleh…damn it. besoknya si Teacher itu tidak ikut ke perjalanan kami berikutnya,digantikan oleh Teacher lain.
ngerti ga apa yang ingin gw sampaikan?ternyata ya,di luar tu nama Indonesia blum terlalu baik. masa,mereka sepertinya berani-berani aja nyindir kita terang-terangan gitu. apa mereka pikir kita ga ngerti?apa mereka pikir kita cuma bengong aja denger komennya?jujur,gw sempet sebel banget ama tu Teacher. ekspresinya itu lo,kayaknya demen banget ncela kita.
di akhir kunjungan,kita diminta untuk menampilkan salahsatu kebudayaan Indonesia. yaa,karena kita semua berasal dari Sumatera Barat,akhirnya kita nampilin kebudayaan Minangkabau berupa nyanyian daerah dan Tari Indang. inilah yang ngebuat gw sempet ngerasain rasanya bangga jadi seorang Indonesian di negeri orang. yaa gimana engga,gw nampil Tari Indang bareng temen-temen lain tu di depan Menteri Luar Negeri Singapore!
sehabis acara perpisahan tersebut kita disalami oleh Pak Menteri itu,sekalian ama Governor setempat. tak lupa juga,teman-teman dari Singapore memberikan souvenir pada kami semua. jujur,kami sangat terkesan dengan perlakuan mereka selama kami berada di Singapore. sampai saat ini pun kami masi saling berkirim e-mail. rencana sih,mereka akan gantian mengunjungi kami di Padang. namun,akibat adanya isu gempa yang marak saat itu,mereka pun membatalkan kunjungan.ahhh…
mungkin ga semua dari mereka yang berpikir negatif tentang Indonesia. buktinya,para kaum mudanya begitu respect terhadap kami. Bahkan mereka sempat menyanyikan tembang You’ve Got a Friend menjelang keberangkatan kami di bandara. tak pelak lagi, banyak yang tak bisa menahan air mata. bayangkan,pertemanan seperti ini bisa dibentuk dalam waktu seminggu!
disinilah gw mulai menyadari arti bangga menjadi seorang Indonesian. tak henti-hentinya mulut ini menjelaskan tentang Indonesia kepada teman-teman dari Singapore. mereka pun sepertinya antusias,karena hanya sedikit dari mereka yang pernah ke Indonesia. baru kali itu gw merasa bener-bener pengen membuat mereka terkesan dengan negara gw tercinta. bahkan,ada beberapa dari mereka yang tau hanya Indonesia dari berita BOM BALI. mereka sempat pula berpikir bahwa Indonesia tidak lagi aman,sarangnya teroris. ga mau negara gw digituin,tak lelahnya mulut ini bercerita tentang indahnya,kayanya dan makmurnya Indonesia. semua demi negara gw…
gw yakin,jauh dalam sanubari setiap masyarakat negara ini,pasti ada rasa kecintaan yang begitu mendalam pada bumi pertiwi. entah itu besar atau kecil. benar,negara ini masi perlu belajar untuk berbenah diri. masi banyak permasalahan yang perlu diselesaikan. namun semuanya tak akan terwujud tanpa rasa kebanggaan terhadap tanah air sendiri.
kembali ke kegiatan remaja paling atas. gw iseng memperhatikan mereka meminta partisipasi mahasiswa-mahasiswa. ternyata,ada lho yang menolak untuk membubuhkan tandatangannya. gw hanya bisa geleng-geleng kepala. baru diminta tandatangannya aja udah nolak,apalagi disuruh perang tho mas… ^_^
EK Sani
Komen soal teknis:
Hoho… Sekarang tulisanmu lebih rapi. Themenya juga bagus (maksudnya gambar headernya itu matching, kayanya ga bikin sendiri niy gambarnya, haha…)
Soal link, mbok ya kalo mo dihubungin sama sebuah tulisan, langsung kasih link ke tulisan yang mana, misalnya kalo di postinganmu yang ini link nya ke http://reisha.wordpress.com/2008/01/21/rayuan-pulau-kelapa/
Komen soal postingan:
Jangankan disuruh perang, disuruh upacara bendera aja pasti ogah tuh orang yang dirimu sebutin di akhir postingan…
to reiSHA : hehe maklum,baru bisa buat link aku.
van, aku nggak pernah ngga bangga jadi orang indonesia
ga peduli apa kata orang
dan aku ga pernah ga bangga dilahirkan sebagai seorang minang
udah baca 5cm kan??
dan aku akan lebih bangga lagi kalau menjadi orang yang memperbaiki negara ini…
to Sutan Rajo di Langik: tul tu