Secangkir teh hangat 'tuk jiwa yang lelah,,,

My Heart Draws a Dream (by L’arc~en~Ciel)

Posted in song of inspiration by evan on February 22, 2008

Hora kaze ga ugoki dashita
mada akirametari ha shinai
Taiyou wo kumo no saki ni kanjiru kyakufuu de~Irou to Kono mune ha
Yume wo egaiteku yo dokomademo takaku
Jiyuu ni mau no sa My Heart draws a dream Oh oritatsu kanata de me wo aketara ~
Egao no mama no kimi ni aeru ki ga shite

Rurarara Aeru to ii na rarara

Nee iki wo awasetara
Motto takaku toberu hazusa
Soko kara ha mirai ga mieru kana?
Futari de arouto

Kono mune ha
Yume wo egaiteku yo harukanaru toki wo
tobi koeteku no sa my Heart draws a dream
itsu no hi ka kitto kanau to ii na
egao no mama no kimi de irareru noni

Saa te wo nobashi
Ima, tokihanatou
kokoro ha dare mo shibarare ha shinai
shisen ha hizashi wo toraeteru
Donna sameta sekai de mo~

Dare mo minna

yume wo egaku yo
yume wo egaku yo
yume wo egaku yo
OUR HEARTS DRAW A DREAM
yume wo egaku yo
yume wo egaku yo
yume wo egaku yo …hora

Oh oritayatte kanata de me wo aketara
Aa egao no mama no kimi ni aeru to ii na

Begitu terkesannya aku melihat videoclip track ini. Anak-anak dengan berbagai warna mata dan warna kulit dari berbagai penjuru dunia menyuarakan hal yang sama, ‘yume wo egaku yo’ yang artinya ‘i draw a dream’. Memang begitulah mereka, karena mereka tidak pernah takut untuk bermimpi…

Mimpiku, mimpimu…masihkah itu ada?

EK Sani

my heart draws a dream…

Posted in Uncategorized by evan on February 22, 2008

Takdir adalah apa yang selalu ingin kau capai. Semua orang ketika masih muda, tahu takdir mereka.

Pada titik kehidupan itu, segalanya jelas, segalanya mungkin. Mereka tidak takut bermimpi, mendambakan segala yang mereka inginkan terwujud dalam hidup mereka. Tapi dengan berlalunya waktu, ada daya misterius yang mulai meyakinkan mereka bahwa mustahil mereka bisa mewujudkan takdir itu.

(The Alchemist, by Paulo Coelho)

Demikian salahsatu dialog yang terdapat pada buku yang pernah kubaca. Begitu mengesankan. Kalimat-kalimat itu mengimaji ku akan sesuatu,mimpi.

Pernahkah dirimu bermimpi?Pernahkah dirimu memiliki suatu keinginan yang benar-benar ingin kau wujudkan?Pernahkah engkau berangan untuk berdiri tegak diatas mimpi-mimpi itu dan bersorak “Inilah mimpiku!!!”?Pernahkah?

Kalau aku, pernah…

Mimpi-mimpi itu masih terukir jelas di benak ini. Mereka seperti berlari-lari dalam citra ku, mencoba ‘tuk keluar menghirup udara kebebasan. Mimpi-mimpi itu membuncah di dada ku, merobek hati ini. Mimpi yang kutanam sejak dulu, ingin segera diwujudkan. Tapi entah kapan aku bisa menuai mereka, mimpi-mimpiku.

Benar, aku setuju dengan dialog diatas. Ketika kita masih muda, dunia terlihat begitu ramah. Tak ada batasan bagi siapapun untuk bermimpi, dan sejenak kita tahu apa yang kita ingin capai, apa yang ingin kita gapai. Namun, semua berubah seiring waktu…

Dunia seolah menghambat apa yang kita inginkan. Segalanya tampak kacau, tak seperti yang diharapkan. Perlahan-lahan kita menyadari mimpi itu tidak mungkin lagi terwujud. Dan tak diragukan lagi, semua imaji kita di waktu muda cuma tinggal menghias relung-relung hati.

Namun itu tidak bagiku. Mimpi ini masih terlihat jelas di mata ini. Mimpi ini masih mewarnai malam-malamku. Aku tak peduli, aku tak peduli siapapun tahu akan mimpi ini. Ini mimpiku, ini duniaku…

Suatu saat, aku ingin, aku mampu berdiri tegak diatas mimpi-mimpiku, dan menatap kefanaan dunia ini dari puncak mimpi. Aku yakin, suatu nanti diriku kan mampu berkata,”inilah yang kuimpikan sejak dulu!”.

Teman, tidakkah dirimu ingin bermimpi?Tentu dirimu tau, bagaimana indahnya kerajaan mimpi itu. Semuanya sesuai dengan apa yang engkau inginkan, apa yang engkau dambakan. Tidakkah batinmu ingin terpuaskan?Tidakkah hatimu itu lelah dengan keluhan-keluhan?Tidakkah engkau inginkan suatu pengharapan, yang membuat dirimu terus mampu berjalan diatas padang pasir kehidupan ini?

Jangan pernah berhenti untuk bermimpi, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu itu

(Arai-Sang Pemimpi, by Andrea Hirata)

Percayalah, mimpi ini belum usai. Mimpi ini akan terwujud. Entah itu kini, nanti, esok, lusa, entah kapan. Itulah yang akan menjadi air di kehidupanmu, yang akan membuatmu terus berjalan, di panasnya gelora dunia. Karena engkau tahu, dan engkau sadar, mimpimu belum terwujud dan akan engkau wujudkan

“yume wo egaku yo, my heart draws a dream, Our Hearts Draw a Dream”

Look! the wind has moved, i won’t give up yet
i feel the sun behind the clouds i think you’ll be there in an opposite wind

This chest is drawing a dream, towards to anywhere
fly high towards to the freedom MY HEART DRAWS A DREAM
Oh if I’d gone down in that place and I had opened my eyes
I have the impression that I could find you with that smile
I think that can find you it would be great

Right! If we join the sighs, we’ll fly higher
I wonder if there you can see the future?
We will walk together

This chest is drawing a dream, I’m going to overcome
a distant moment MY HEART DRAWS A DREAM
I think if someday doubtlessly it’d fulfilled it would be great
as you could be there with that smile

Come on! I extend my hand, now i know it
my heart wont join to nobody else
that day when you poured your look over me I’ve captured it
In a kind of frozen word

Nobody everybody
I draw a dream
I draw a dream
I draw a dream
OUR HEARTS DRAW A DREAM
I draw a dream
I draw a dream
I draw a dream look!

Oh if I’d gone down in that place and I’d opened my eyes
Ah I think that find you with that smile would be great

(My Heart Draws a Dream by L’arc~en~Ciel)

 

NB : Tulisan ini juga diinspirasi dari lagu My Heart Draws a Dream by L’arc~en~Ciel. Diatas adalah translation untuk lagu ini. Thanx atas lagu yang begitu indah ini Laruku *^_^*

EK Sani

 

 

Tagged with: