Disorientasi
Ada yang pernah mendengar kata ini?Mungkin sudah sering Anda2 menyimak istilah ini di berbagai permasalahan. Tapi,ada yang bisa menebak apa yang aku maksud dengan kata ini?Atau mungkin ada yang sudah tau kenapa aku menulis post ini?
Pernahkah Anda merasa gundah-gulana,gelisah,menerawang atau apapun lah namanya?Sering mungkin. Apa yang Anda pikirkan ketika itu?Macam-macam. Aku pun sering mengalami hal tersebut. Uring-uringan,merasa ada yang tak beres telah terjadi. Namun yang kurasa beberapa waktu lalu ini berbeda.
Aku merasa berada di ruang sempit,pengap dan tak berujung. Rasanya tak ada yang bisa kulakukan untuk merubah keadaan. Segalanya percuma. Apa-apa yang kuusahakan tak ada gunanya,tak ada yang mau mengerti. Aku pikir aku tidak berada pada jalur yang benar.
Aku pun mempertanyakan,”Apakah ini semua yang kuinginkan?” atau “Apakah aku sudah merasa bahagia dengan ini semua?”. Bingung menjawabnya. Aku seperti kehilangan arah,tak tahu apa yang ingin aku tuju, dan tak tahu kenapa aku bisa berjalan hingga sejauh ini.
Inilah yang aku sebut sebagai disorientasi. Dirimu seakan-akan tenggelam dalam perasaanmu. Perkataan orang-orang tak berpengaruh banyak padamu. Yang ada dipikiranmu hanyalah pertanyaan,bahkan penyesalan tak berujung. Kebahagiaan seperti terenggut lepas dari hidupmu. Tak ada yang tersisa,hanya dirimu yang merasa.
Diri lanjut bertanya,”Kemanakah sekarang aku berjalan?”.Hilang arah tanpa tujuan. Tak jelas kemana kaki melangkah. Jiwa enggan untuk memulai. Karena hati ragu,akankah ini semua berakhir indah?
Hahaha,mungkin sekarang Anda tertawa melihat keadaan ini. Namun,apakah Anda sekalian pernah merasakan hal yang sama?Rasanya jauh lebih tak mengenakan jika sekedar dibandingkan dengan putus cinta,sakit gigi,tidak lulus kuliah apalagi patah hati. Segala perasaan campur aduk jadi satu.
Tapi apakah itu buruk ketika aku merasakannya?Aku pikir ini adalah salahsatu ujian terberatku sampai saat ini. Tak ada seorang pun yang bisa mengangkatmu ke permukaan selain dirimu sendiri. Rasa yang Anda rasakan ketika mengalami disorientasi tak akan dimengerti oleh orang kebanyakan. Paling mereka hanya bilang “Alah,yang kayak gituan ngapain musti dipikirin?” bahkan “Lu cengeng amat sih?”. Jangan berharap banyak pada bantuan orang lain,karena semua keputusan ada di tanganmu.
Hanya ada dua kemungkinan akhir dari disorientasi ini. Pertama,Anda merasa semakin kacau dengan keadaan yang ada,tenggelam dalam perasaan yang tak jelas, dan mematung tanpa sanggup berbuat apa-apa. Jelas,ini bukan akhir yang baik. Kedua,Anda sadar bahwa apa yang Anda cari di dunia tidak selalu sesuai dengan yang Anda harapkan,namun Anda yakin dengan apa yang telah didapatkan selama ini,bahwa itu merupakan kebahagiaan yang nyata tak terkira.
Seperti yang telah kusampaikan tadi, ketika Anda mengalami disorientasi Anda seperti berada dalam ruang gelap tak berujung,pengap. Pilihannya, Anda selalu mencari jalan keluar dari ruangan itu,karena Anda merasa tak suka berada di dalamnya. Yang ada dalam pikiran Anda hanya lari,kabur dari ruangan sialan ini. Hingga nantinya Anda tahu,bahwa tak ada jalan keluar, Anda meringkuk,menangisi semua kesia-siaan yang telah Anda lakukan.
Atau mungkin Anda menjalani pilihan berikutnya. Anda sadar, yang Anda miliki sekarang adalah ruangan ini.Meskipun itu pengap dan tak berujung,Anda tahu bahwa Anda masih bisa hidup didalamnya. Untuk itu,Anda berusaha mencari sumber cahaya di ruangan itu, bukannya lari dari masalah. Yang ada dipikiran Anda hanyalah bagaimana hidup sebahagia dan seindah mungkin di dalam ruangan yang sekarang Anda miliki. Karena, hanya Anda yang bisa memastikan apa yang ada pada diri Anda sekarang merupakan yang paling baik yang telah Anda dapatkan.
Dan aku memilih pilihan kedua…
NB : Dialog diriku dengan hatiku, Senin9Juni2008
EK Sani
Ga ngerti… Bahasanya berat…
thanks ya van,,,
berarti gw lagi ngalamin “disorientasi”
sometimes,,bingung banget mo ngapain,,
rasanya semuanya semu,,,
ngeblur,,,
yang terpenting,,,gw harus tetap maju karena itu “pilihan” gw..
hmm..
intinya adalah, semua orang pernah tertimpa masalah tapi tak semua orang bisa mengambil pelajaran dari masalahnya..
be brave!