Sepuluh menit menjelang tidur…
Kulihat jam dinding diatas kepalaku
Jam 1 dini hari
Berkas-berkas tes serta pr segera kurapikan,semuanya telah selesai kunilai.Mataku mengantuk, namun sekitar 6 jam lagi aku harus sudah siap memberikan responsi di depan kelas, sendiri. Sial, aku hanya bisa tidur 5 jam paling lama.
Kulihat lagi jam dinding diatas kepalaku
Sudah lima menit berlalu
Kuusir kebosanan, kunyalakan music player, sayup sampai. Kulihat sekilas playlist notebook ini, ah, lagu lama. Koneksi internet tak bisa kumanfaatkan, mw ganti ke speedy kata yang punya. Gapapa lah, toh dari tadi pagi aku sudah berkutat mual depan komputer.
Jam diatas kepalaku masi berdetak
Tentu saja, baterai nya belum habis ini
Terpikir olehku, kisah sepanjang aku hidup sebagai seorang evan. Begitu banyak yang telah aku lalui, begitu banyak pilihan yang telah kujalani. Aku tahu aku tak boleh menyesal, dan memang aku tidak menyesal akan ini semua.
Sial, aku harus segera istirahat
Rutinitas sudah menungguku, menunggu tanpa tentu
Adakah yang bisa memahamiku sejauh ini ?
Jangan pernah bilang kamu, kamu, kamu bisa paham aku
Apa yang kamu ketahui tentang aku?
Seberapa jauh kamu kenal aku?
Memang tak banyak yang tahu aku, kenal aku
Kepalaku sudah mulai berat
Berat dengan berbagai beban, himpitan, tanggungan
Haruskah aku tidur sekarang?
Sepuluh menit menjelang 01.30
EK Sani
leave a comment